ISLAM KRISTEN

Monday, May 22, 2006

CINA DI BALIK PEMURTADAN & PENGHINAAN

Dalam hal pemurtadan dan permusuhan pihak Yahudi dan Cina Kristen terhadap Islam, jauh sebelumnya Allah Swt. sudah memberikan tuntunan dalam Kitab Suci:

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu, sehingga kamu mengikuti agama (millah) mereka" (Qs. Al Baqarah 120).

Kebenaran ayat ini terbukti dengan berbagai fenomena maraknya Kristenisasi di kalangan masyarakat, antara lain beredarnya tulisan-tulisan --baik berupa brosur maupun buku-buku-- yang memutar-balikkan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits Rasulullah saw. Hal ini menjadi kuliah yang dinamakan Islamologi di sekolah2 pendeta atau sekolah2 tinggi teologi yang ada. Misalnya sekolah teologi SAAT di Malang, sekolah teologi Reformasi Stephen Tong di Jakarta, Sekolah teologi injil di Yogyakarta, Bandung, dll. Hal ini didalangi dan didanai Cina2 melalui lembaga2 pemurtadan tadi.

Salah satu contoh konkritnya adalah buku berjudul "Upacara Ibadah Haji” karya Drs. H. Amos (Himar/keledai Amos ?) yang dengan begitu berani dan liciknya melecehkan Allah, Nabi Muhammad, agama Islam dan umat Islam. Pelecehan ini berjalan terus disekolah2 pendeta tadi secara kontinyu.

Bagi orang yang memiliki wawasan Al-Qur'an dan pengetahuan tentang Bibel, buku tersebut tidak ada dampaknya sama sekali. Bahkan jelas sekali nampak kebodohan dan kebohongan Drs. Himar Amos, seorang murtadin. Pendeta Timotius Istanto dari gereja injil Cina Hok Tong di Bandung melakukan kebohongan dan pemurtadan serupa.

Tetapi, bagi kaum awam, buku Upacara Ibadah Haji tersebut sangat berbahaya dan menuntut sebuah solusi yang bijaksana.

Sebagai salah satu solusinya, para tokoh masyarakat, majelis taklim, mubaligh, pemuda masjid, lembaga-lembaga dakwah dan aktivis Islam lainnya membentuk Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) di Cimanggis dengan tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi bahaya Kristenisasi dan missi pemurtadan.

1 Comments:

  • At 4:10 AM, Blogger Mikhail said…

    "Salah satu contoh konkritnya adalah buku berjudul "Upacara Ibadah Haji” karya Drs. H. Amos (Himar/keledai Amos ?) yang dengan begitu berani dan liciknya melecehkan Allah, Nabi Muhammad, agama Islam dan umat Islam. Pelecehan ini berjalan terus disekolah2 pendeta tadi secara kontinyu."

    Saya rasa ini konyol sekali. Sudah jelas itu buku kristen, bukan buku Islam. Di cover depan pun ada tulisan "untuk kalangan sendiri", sebuah tulisan yang khas Kristen. Jadi orang Islam manapun pasti tahu kalau itu bukan buku Islam. Jadi ya isinya tidak perlu ditanggapi, karena memang bukan ajaran Islam. Tidak perlu kecemasan yang berlebihan. Orang yang menulis post ini saya pikir adalah seorang provokator yang memang tugasnya menghasut keduabelah pihak.

     

Post a Comment

<< Home